Ceramah MEMBONGKAR KESESATAN CERAMAH GUS NURIL ARIFIN

Posted by asir On Senin, 20 April 2015 0 komentar
READ MORE

HTI SESAT?, simak kesaksian H. Sudarman

Posted by asir On Jumat, 20 Maret 2015 0 komentar
READ MORE

Mengenal karakteristik 'Ibadurrahman - Al-Ustadz Dr. Daud Rasyid, MA

Posted by asir On Senin, 20 Oktober 2014 0 komentar
READ MORE

Gerbang Kebangkitan Islam

Posted by asir On Selasa, 26 Agustus 2014 0 komentar
READ MORE

Syam Benteng Terakhir Umat Islam

Posted by asir On 0 komentar
READ MORE

Syam Benteng Terakhir Umat Islam

Posted by asir On 0 komentar
READ MORE

Ketua Front Pembela Islam (FPI) Bekasi Raya Ustadz Murhali

Posted by asir On Sabtu, 15 Desember 2012 0 komentar

Jakarta - FPI: Ketua Front Pembela Islam (FPI) Bekasi Raya Ustadz Murhali Barda menyatakan keprihatinannya. Apa pasal?.. Ustadz Murhali gundah lantaran pilkada jadi ajang kampanye hitam menggunakan bahkan menyerang Islam. Hal itu terjadi menjelang pemilihan kepala daerah (pemilukada) Kota Bekasi, Jawa Barat. Dalam aksinya, para pendukung salah satu pasangan calon Walikota Bekasi itu menolak poligami. Diduga, musuh Islam dari kelompok liberal berada dibalik aksi tersebut.
Mereka membentangkan spanduk dan poster, para ibu-ibu menggelar aksi di depan pusat perbelanjaan Mega Bekasi Hypermall (Giant), depan pintu tol Bekasi Barat. Seolah mereka mengharamkan poligami, namun membolehkan perzinaan. "Kami kaum perempuan di Kota Bekasi menolak praktek Poligami, baik yang dilakukan oleh masyarakat umum, maupun para pejabat publik," kata salah satu koordinator aksi.
Kerisauan Ustadz Murhali ini terkait dengan aksi unjuk rasa yang dilakukan sekelompok orang yang menamakan dirinya Gerakan Wanita Antipoligami (Gewap). Bahkan akhlak dalam berunjuk rasa pun sudah diabaikan. menurutnya, pengunjuk rasa sudah sampai menggunakan pakaian dalam wanita dan BH sebagai masker dalam aksinya. ”Kenapa harus (menyerang) syariat? Katanya anti poligami, tapi itu malah anti syariat. Ini sudah tidak benar,” tegas Ustadz Murhali di Bekasi. Jumat (14/12/2012).
Ustadz Murhali mensinyalir,  di balik Gewap ada muatan politik untuk menjatuhkan salah satu pasangan calon. Tapi, kata dia, jika ingin menarik simpati pemilih janganlah menjelek-jelekkan syariat Islam. ”Pernyataan saya ini tidak membela siapapun. Tapi jujur saya tidak terima dengan aksi Anti Poligami kemarin. Aksi itu sudah kurang ajar. Saya ingin tahu siapa aktor di belakangnya? Saya ingin datangi. Kalau ingin menjatuhkan lawan politik, jangan dengan cara seperti itu. Cari yang lebih kreatif. Katanya Soekarnois. Tapi kok mereka malah menolak poligami. Soekarno saja istrinya banyak. Tapi dia mampu memimpin istri-istrinya secara adil,” ungkap Murhali.
Ustadz Murhali menambahkan, bahwa aksi unjuk rasa itu baik untuk menyampaikan aspirasi rakyat, namun jangan coba-coba melecehkan Syariat Islam. Ia memperingatkan kepada semua pihak agar tidak mengusik perasaan umat Islam. “Aksi unjuk rasa itu bagus untuk menyampaikan aspirasai rakyat, namun jangan coba-coba melecehkan syariat Islam. Semua pihak agar hati-hati, jangan mengusik perasaan umat Islam”, pesannya kepada redaksi fpi.or.id, Sabtu (15/12/2012).
Sebelumnya, mantan Rektor Universitas Islam 45 (Unisma) yang kini aktif sebagai Kepala Pusat Kajian Otonomi & Pembangunan Daerah (Puskopda) Unisma Bekasi, Haris Budiyono, juga mengungkapkan hal serupa. ”Hampir di semua ajang Pilkada, aksi black campaign (kampanye hitam) muncul. Karena pada umumnya para kandidat maupun tim sukses mencoba mencari kelemahan lawan-lawannya. Terlebih kepada lawan yang dianggap punya kekuatan dan peluang lebih kuat,” ungkap Haris.
Namun masalahnya, kenapa harus menentang dan menyerang syariat Islam? Apa hubungannya dengan poligami yang merupakan syariat yang terdapat dalam Al-Qur’an?... Apa pula kaitannya dengan kasus Bupati Aceng di Garut? Tak ada hubungannya, karena kasus Aceng bukan masalah poligami, melainkan persoalan cara dan etika dalam menikah.
Sementara itu, Ketua Lembaga Kajian Politik & Syariat Islam (LKPSI) Fauzan Al-Anshari mengecam demo puluhan ibu-ibu di bekasi (Gewap)  yang menggunakan celana dalam dan BH. Menurutnya, demo menentang hukum Allah: menolak syariat poligami yang dihalalkan Allah! Kenapa, ujarnya, mereka tidak demo terhadap pejabat atau artis yang berzina? Kenapa kaum wanita yang berunjuk rasa itu diam terhadap pelacuran?
“Kasus Aceng memperlihatkan betapa bencinya sebagian kaum wanita yang mengaku Islam terhadap syariat Islam poligami, padahal kasus Aceng bukan kasus poligami, tapi lebih ke soal etika sehingga tidak separah pejabat/anggota DPR yang berzina dan tidak dihukum, karena KUHP tidak mengatur hukum orang yang berzina,” papar Fauzan kepada salam-online.
Seperti diketahui, kata Fauzan, di republik ini berzina, asal suka sama suka, tidak ada delik aduan, maka bebas! UU Perkawinan mensyaratkan izin istri pertama untuk bisa kawin lagi di samping alasan mandul dan cacat tetap. Ini undang-undang zalim dan kafir, sehingga memaksa suami yang sanggup adil dalam poligami disalahkan karena menikah tanpa izin istri. Ini demo-demo kaum perempuan yang menentang syariat poligami yang dihalalkan Allah, mendompleng kasus Bupati Garut. Padahal, menurut Fauzan, kasus Bupati Aceng terkait dengan masalah cara dan etika, bukan poligaminya.
Jadi demo-demo yang menentang syariat poligami itu mendompleng kasus Aceng, kata Fauzan. “Demo-demo yang mendompleng kasus Aceng itu yang padahal menentang syariat adalah bentuk kekafiran walaupun dia berjilbab. Jadi mereka harus taubat,” tegasnya.
Sungguh, tutur Fauzan, demo mereka akan mendatangkan azab Allah. Poligami dihalalkan Allah SWT. Siapa yang mengharamkannya maka dia kafir (kepada Ayat-ayat Allah). “…….., Maka kawinilah wanita-wanita (lain) yang kamu senangi: dua, tiga atau empat. kemudian jika kamu takut tidak akan dapat Berlaku adil, Maka (kawinilah) seorang saja, atau budak-budak yang kamu miliki. yang demikian itu adalah lebih dekat kepada tidak berbuat aniaya”. (An-Nisaa’: 3)
Ia menambahkan, menikah adalah sunnah Nabi Shallalallhu ‘Alaihi Wasallam, maka siapa yang benci dengan sunnahnya maka dia kafir. Siapa yang ragu terhadap kekafiran mereka yang kafir terhadap ayat-ayat Allah, maka dia kafir juga. “Adapun pelanggaran harus tetap dihukum sesuai syariat, bukan dengan undang-undang produk hawa nafsu. Siapa yang berhukum dengan selain Allah maka dia kafir, fasik dan zalim (Al-Maaidah: 44 ,45, 47),“ terang Fauzan. [slm/fpi]

READ MORE

Ibunda Habib Muhammad Rizieq Syihab Meninggal Dunia

Posted by asir On Rabu, 05 Desember 2012 0 komentar

                             Inna Lillahi Wa Innaa Ilaihi Rooji'uun
Telah wafat Ibunda Ketua Front Pembela Islam (FPI) Habib Muhammad Rizieq Syihab, Syarifah Saidah binti Alwi Al-Attas. Almarhumah Meninggal dunia pada hari Senin, 3 Desember 2012, sekitar pukul 14.30 WIB.
Jenazah akan dishalatkan hari ini (Selasa 4 Desember 2012), pukul: 9.00 WIB di Markaz Syariah Petamburan III, Jakarta Pusat. Kemudian jenazah akan dimakamkan di Cibungur, Bogor, Jawa Barat.
Semoga Allah Ta’ala memberikan Maghfirah dan RahmatNya serta diterima semua amal baik Ibunda tercinta Syarifah Saidah binti Alwi Al-Attas.
AllahummaGhfir laha Warahamha Wa Afiha Wa’fu Anha Wa J'alil Jannata Ma'waha. Allahumma Laa Tahrimna Ajroha Walaa Taftinna Ba’daha WaGhfir Lana Wa Laha.. Amiin.. Amiin Ya Robbal Alamiin. [slm/fpi]
READ MORE

Doa untuk syuhada' kaum muslimin

Posted by asir On Selasa, 04 Desember 2012 0 komentar
Ribuan kaum muslimin gugur setiap harinya di Irak, Iran, Afghanistan, Pakistan, Suriah, Chechnya, Dagestan, Tatarstan, Yaman, Somalia, Nigeria, Palestina, Rohingya dan wilayah konflik lainnya.
Umat Islam di seluruh dunia wajib menyebar luaskan informasi tentang nasib mereka, menggelar aksi-aksi solidaritas untuk mereka, dan mengirimkan bantuan dana, bahan makanan dan obat-obatan kepada mereka. Selain itu, setiap muslim wajib mendoakan para syuhada' yang telah gugur oleh kebiadaban musuh-musuh Islam.
Banyak doa untuk umat Islam yang telah meninggal. Salah satu contohnya adalah doa yang biasa dibaca oleh Nabi shallallahu alaihi wa salam saat menshalatkan jenazah sahabatnya. Meskipun doa tersebut dibaca dalam shalat jenazah, namun makna dan kandungan doa tersebut juga sesuai untuk kondisi di luar shalat jenazah.
Dari Auf bin Malik radhiyallahu 'anhu ia berkata: "Rasulullah shallallahu alaihi wa salam menshalatkan sebuah jenazah, maka saya hafal doa beliau, beliau berdoa:
«اللهُمَّ، اغْفِرْ لَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ، وَأَكْرِمْ نُزُلَهُ، وَوَسِّعْ مُدْخَلَهُ، وَاغْسِلْهُ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ، وَنَقِّهِ مِنَ الْخَطَايَا كَمَا نَقَّيْتَ الثَّوْبَ الْأَبْيَضَ مِنَ الدَّنَسِ، وَأَبْدِلْهُ دَارًا خَيْرًا مِنْ دَارِهِ، وَأَهْلًا خَيْرًا مِنْ أَهْلِهِ وَزَوْجًا خَيْرًا مِنْ زَوْجِهِ، وَأَدْخِلْهُ الْجَنَّةَ وَأَعِذْهُ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَ عَذَابِ النَّارِ -»
"Ya Allah, ampunilah dia, kasih sayangilah dia, selamatkanlah dia, maafkanlah dia, muliakanlah tempat tinggalnya, dan lapangkanlah kuburannya. Mandikanlah ia dengan air, es dan embun. Bersihkanlah ia dari kesalahan-kesalahan sebagaimana Engkau membersihkan kain putih dari kotoran. Gantikanlah rumah untuknya yang lebih baik dari rumahnya (di dunia), keluarga yang lebih baik dari keluarganya (di dunia) dan pasangan hidup yang lebih baik dari pasangan hidupnya (di dunia). Masukkanlah ia ke dalam surga, selamatkanlah ia dari azab kubur dan azab neraka." (HR. Muslim no. 963, Ahmad no. 23975, An-Nasai no. 1983, Ibnu Abi Syaibah no. 11353, Ibnu Hibban no. 3075, dan Al-Baihaqi no. 6965)
Jika syuhada' kaum muslimin yang didoakan banyak, maka kata ganti "dia" (laal: lahu,hu, 'anhu dan seterusnya) diganti dengan kata ganti "mereka" (lafalnya menjadi: lahum, hum, 'anhum dan seterusnya). Wallahu a'lam bi-shawab.
(muhib almajdi/arrahmah.com)
READ MORE
Syabab.Com - Gencatan senjata demi keamanan Israel untuk jangka waktu yang lama yang diinginkan Israel akhirnya terpenuhi. Para penguasa di negeri-negeri Muslim tetangga Gaza bukannya mengirimkan pasukan untuk mengusir penjajah Israel yang telah mencaplok tanah milik kaum Muslim itu, namun berlomba-lomba untuk berdiplomasi, saling kunjung mengunjungi, saling berkomunikasi demi sebuah gencatan senjata.
Presiden Palestina Mahmud Abbad yang telah menjadi antek Amerika Serikat memuji dan mengucapkan selamat kepada Perdana Menteri Ismail Haniya atas kemenangannya dan menyampaikan bela sungkawa.

"Presiden salut atas keteguhan (Palestina) dalam menghadapi agresi (Israel) dan menekankan pentingnya mencapai gencatan senjata dan menghindarkan Gaza dari bencana perang," kata Wafa.
Amerika Puji Mesir

Sebagai teman setia Israel, Amerika Serikat akan senantiasa mendukung apa pun yang diinginkan Israel. Amerika Serikat memuji upaya diplomatik secara intensif Presiden Mesir, Mohammed Moursi, sehingga keinginan Israel terpenuhi, yakni amannya zona selatan untuk jangka waktu yang lama, ketika Israel perlu fokus mengamankan zona utara mengingat menguatnya kemenangan para tentara mujahidin Syam.

"Amerika Serikat sangat menghargai keberhasilan pemerintah dan Presiden Moursi mencapai kesepakatan dengan pihak Palestina dan Israel dalam gencatan senjata," kata Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Hillary Clinton, dalam jumpa pers dengan timpalannya, Menteri Luar Negeri Mesir, Mohamed Kamel Amr, di Kairo, Rabu malam.

Amr dalam konferensi pers tersebut mengumumkan waktu pemberlakuan gencatan senjata di Jalur Gaza antara Israel dan militan Palestina itu.

Gencatan senjata tersebut sedianya diumumkan pada Selasa (20/110 malam), namun ditunda akibat bersitegang antara Hamas dan Israel. Hamas menginginkan gencatan senjata disertai pencabutan blokade Israel terhadap Jalur Gaza, namun ditolak negeri Yahudi tersebut.

Sejak meletusnya saling serang roket antara Hamas dan Israel pada Rabu silam  (14/11), Mesir melancarkan upaya diplomasi dengan berbagai pihak untuk gencatan senjata.

Moursi sebelumnya menginstruksikan Perdana Menteri Mesir, Hesham Qandil, mengunjungi Gaza dan bertemu dengan Perdana Menteri Hamas, Ismail Heniyeh, untuk menyampaikan solidaritas dan dukungan terhadap rakyat Palestina.

Amr juga berkunjung ke Kota Gaza bersama para menteri luar negeri  Liga Arab yang dipimpin Sekretaris Jenderal Liga Arab dalam upaya serupa.
Amerika Puji Isrel

Selain memuji Mesir, tentu saja, Amerika Serikat juga memuji teman karibnya, Israel. Presiden AS Barack Obama memuji Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu Rabu karena setuju untuk mendukung rencana Mesir bagi sebuah gencatan senjata dalam konflik Gaza, kata Gedung Putih.

"Presiden memuji perdana menteri karena setuju dengan usulan gencatan senjata Mesir, yang presiden rekomendasikan supaya diterima perdana menteri, sementara mengulangi pernyataan bahwa Israel mempertahankan hak untuk membela diri," katanya, lapor AFP.

Pernyataan Gedung Putih tersebut mengatakan Obama telah berbicara dengan Netanyahu melalui telepon dan meyakinkan dirinya "bahwa tidak ada negara yang diperkirakan akan menoleransi serangan roket terhadap penduduk sipil."

Ini jelas sikap hipokrit Amerika, di mana di waktu yang sama serangan roket terhadap penduduk sipil oleh Amerika berulangkali menghujani perbatasan Pakistan Afghanistan.

"Presiden menyampaikan apresiasinya terhadap upaya perdana menteri untuk bekerja bersama pemerintah baru Mesir guna mencapai gencatan senjata yang berkelanjutan dan solusi yang lebih langgeng terhadap masalah ini," kata pernyataan tersebut.

"Presiden mengatakan bahwa Amerika Serikat akan menggunakan kesempatan yang ditawarkan oleh sebuah gencatan senjata dengan mengintensifkan upaya-upaya guna membantu Israel mengatasi kebutuhan keamanannya, terutama isu penyelundupan senjata dan bahan peledak ke Gaza.

"Presiden mengatakan bahwa dia komit untuk mencari tambahan dana bagi Kubah Besi (Iron Dome) dan program pertahanan rudal AS-Israel lain," tambahnya, menunjuk pada tameng antirudal Israel yang telah menembak sejumlah roket Palestina yang masuk.
Gencatan Senjata untuk Mengamankan Zona Selatan

Perjanjian gencatan senjata Hamas-Israel dicapai Rabu (21/11), sehari setelah diplomasi bolak-balik yang dilakukan oleh Menteri Luar Negeri AS Hillary dan Sekretaris Jendral PBB Ban Ki-moon -- yang tercoreng oleh kekerasan lintas batas yang semakin mematikan antara Israel dan para pejuang di Gaza.

Menteri Luar Negeri Mesir Mohammed Kamel Amr, yang berbicara pada jumpa pers bersama Hillary, mengatakan di Kairo, penghentian permusuhan Hamas-Israel mulai berlaku pada Rabu pukul 19.00 GMT (Kamis pukul 02.00 WIB).
Gencatan senjata ini merupakan salah satu upaya Israel untuk mengamankan batas perbatasan di zona selatan, setelah Israel melihat dengan jelas kekuatan para tentara mujahidin yang melawan Bashar al-Assad di Suriah semakin menguat. Maka untuk fokus mengamankan zona utara, terlebih dahulu Israel mengamankan zona selatan dari pertempuran.
Israel meluncurkan ofensif pada 14 November dengan pembunuhan seorang pemimpin militer Hamas. Sejak itu, saling serang antara kedua pihak menewaskan banyak orang, khususnya warga Palestina.

Jumlah orang Israel yang tewas akibat serangan roket dari Gaza mencapai enam sejak 14 November, dua dari mereka prajurit.

Sebanyak 163 orang Palestina tewas selama gempuran udara delapan hari Israel dengan sasaran pejuang Gaza yang menembakkan roket ke negara Yahudi tersebut.

Selama operasi delapan hari itu, militer Israel menyatakan telah menghantam lebih dari 1.500 sasaran, sementara pejuang Gaza menembakkan 1.354 roket ke Israel, 421 diantaranya disergap oleh sistem anti-rudal Iron Dome.
Demikianlah, kondisi umat tanpa keberadaan Khilafah sebagai perisai umat yang akan memobilisasi pasukan untuk membebaskan negeri-negeri Muslim dari cengkraman penjajah. Umat Islam sudah semestinya bersatu padu untuk bersegera mewujudkannya, di mana janin Khilafah tersebut akan segera lahir. Insya Allah. [m/f/ant/syabab.com]
READ MORE